the story of a lady and a young woman

Raisin Scones

Filed under: Cemilan Manis | Tags: | June 27th, 2006
Post

Beginilah kalau nafsu mencoba resep sedang melanda dengan dahsyatnya, tapi internet connection lagi kaput – resep-resep di NCC tidak bisa diakses. Sasaran berikutnya : tumpukan majalah!

Resep Raisin Scones ini ada di Majalah Good Housekeeping edisi April 2006. Nama resep aslinya : Richard Bertinet’s Special Scones tapi dipendekin aja kali ya namanya jadi si Raisin Scones. Scones adalah salah satu jenis kudapan untuk menemani acara minum teh yang lekat sekali dengan budaya orang Inggris.

Tilik punya tilik, ternyata resep ini tidak menggunakan telur (kecuali untuk olesannya) – jadi untuk yang alergi telur bisa mencoba resep yang satu ini dan olesannya bisa dihilangkan. Rasanya in the middle between, roti dan cake. Empuk-empuk, gimana gitu - sulit dilukiskan dengan kata-kata, manisnya juga manis jambu, the ‘krenyes-krenyes’ of the raisin memberikan sensasi rasa tertentu. Cara membuatnya juga praktis, tidak punya mixer? Scones lah jawabannya. Berikut resepnya :

Bahan:
600 gram tepung terigu
150 gram butter, jenis yang salted kalau ada di lemari dapur
150 gram gula pasir
40 gram baking powder
275 gram kismis
200 ml susu cair
200 ml double cream, syl pakai whipped cream cair
1 butir telur, dicampur air sedikit untuk olesan akhir

Cara membuat:
1. Nyalakan oven pada suhu 220 derajat Celcius, kunci utama dari Scones adalah dia harus masuk ke oven yang benar-benar sudah panas.
2. Campur terigu dan butter dengan menggunakan tangan, remas-remas sampai rata dan terbentuk seperti brindinlan.
3. Setelah tercampur rata, masukan gula, baking powder dan kismis, aduk kembali hingga rata.
4. Lalu masukkan cream dan susu, aduk dengan menggunakan sendok kayu sampai adonan benar-benar tercampur rata.
5. Taburi meja kerja dengan sedikit tepung, tuang adonan ke atas meja kerja.
6. Tekan-tekan adonan dan lipat beberapa kali hingga rata.
7. Tuang adonan ke dalam wadah, tutup adonan dengan serbet dan biarkan selama 15 menit di dalam lemari es.
8. Taburi kembali meja kerja, bentuk adonan dengan ketinggian 3 cm dan ukurannya sesuai dengan selera masing-masing, diresepnya 6.5 cm x 6.5 cm x 3 cm dan taruh di loyang panggang.
9. Olesi Scones dengan telur, diamkan 2 menit, kemudian olesi kembali.
10. Turunkan suhu oven menjadi 180 derajat Celcius, masukan loyang berisi Scones, panggang selama 20 menit sampai betul-betul naik dan berwarna kecoklatan.
11. Ma’em selagi hangat diolesi butter untuk menemani teh hangat Anda sore hari. Yummy!

Sumber Resep : Majalah Good Housekeeping edisi April 2006

2 Responses

  • Andrie Anne | July 10th, 2006 @ 23:31 | Reply

    Hi Mba, lam kenal ya. Aku kagum dgn blognya, baguss deh. Photo2nya apalagi. Punten, aku link-in dgn blogku ya, pemulaa abiss. Sudi berkunjung Mba. Makasi lho..

  • ira | October 19th, 2006 @ 02:31 | Reply

    mbak Syl, adonan scones ini setelah susu+cream dimasukkan seperti apa ya mbak? Punya saya kok lengket sekali, dan utk bisa dilipat di meja kerja harus ditambah tepung terigu sampai 5 sdm munjung (banyak ya?). Tp setelah penambahan tepung itu, adonannya bisa dilipat dan dipotong dg rapi, wkt dipanggang juga naik dengan bagus. Oh ya, saya bikin 1/2 resep saja.
    Sebelumnya, terima kasih, mbak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>